Opini Organisasi
Beranda / Organisasi / Di Usia 28 Tahun, Kado Terindah untuk KAMMI Adalah Pulang ke Rumah Persatuan

Di Usia 28 Tahun, Kado Terindah untuk KAMMI Adalah Pulang ke Rumah Persatuan

whatsapp image 2026 03 28 at 17.02.40
Rifaldi Halang, Ketua Umum KAMMI Wilayah Gorontalo.

Oleh Rifaldi Halang, yang ingin menjaga KAMMI dari Gorontalo.

JEJAKABAR.COM – KAMMI telah memasuki usia 28 tahun, sebuah perjalanan panjang yang mengingatkan kita pada masa-masa awal organisasi ini berdiri yang penuh dengan idealisme, keberanian, dan tekad untuk menjadi agent of change serta penjaga moral bangsa. Selama hampir tiga dekade, KAMMI tumbuh menjadi ruang kaderisasi strategis yang melahirkan banyak pemimpin, aktivis, serta penggerak perubahan di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan beragama. Milad ke-28 sejatinya bukan hanya perayaan, tetapi momentum untuk bercermin dan menata ulang arah langkah organisasi.

Namun, tak dapat dipungkiri bahwa dinamika internal beberapa waktu terakhir turut meninggalkan catatan yang tidak bisa diabaikan. Retak kecil yang lahir dari perbedaan arah, ego struktural, hingga konflik yang seharusnya dapat diselesaikan dalam musyawarah penuh kekeluargaan dan persaudaraan, justru dibiarkan melebar dan mengganggu bangunan besar persatuan. Padahal, organisasi ini dibangun dari kultur ukhuwah, ruang dialog, dan tradisi menyelesaikan masalah dengan kepala dingin.

Lebih dari itu, kita juga perlu saling mengingatkan bahwa KAMMI jangan sampai kebawa arus bikin dua muktamar, dua versi kepengurusan, atau dua klaim kepemimpinan yang saling menguatkan ego. Dua muktamar hanya akan melahirkan dua matahari, dan sejarah organisasi mana pun telah menunjukkan bahwa matahari kembar adalah awal dari perpecahan besar.

KAMMI terlalu besar dan terlalu berharga buat dibawa ke arah begitu. Bukan cuma bikin capek kader, tapi juga bisa bikin nama baik organisasi ini luntur di mata publik. Selama ini kita dikenal sebagai gerakan moral, gerakan intelektual, jangan sampai semua itu hilang cuma gara-gara ego dan kubu-kubuan yang sebenarnya bisa diselesaikan baik-baik.

Milad ini harus menjadi panggilan pulang. KAMMI perlu kembali menata diri, mengembalikan ruh perjuangan, serta memperkuat kembali rumah persatuan yang sempat retak oleh perbedaan. Tidak ada organisasi besar yang bersih dari dinamika internal, namun organisasi yang matang adalah organisasi yang mampu belajar menyembuhkan diri, bukan membiarkan luka bertambah dalam.

Meta & YouTube Disorot, Platform Dituding Buat Remaja Kecanduan dan Depresi

KAMMI harus kembali memposisikan dirinya sebagai gerakan moral dan intelektual. Di tengah menguatnya polarisasi sosial politik, generasi muda membutuhkan contoh bahwa perbedaan dapat dirawat, bukan dijadikan alasan untuk saling menjatuhkan. KAMMI wajib menjadi teladan bahwa persatuan bukan hanya slogan, tetapi komitmen.

Pulang ke rumah persatuan berarti kembali menjunjung tinggi adab dalam berorganisasi, menghormati keputusan musyawarah, dan meletakkan kepentingan gerakan di atas kepentingan pribadi. Ini juga berarti membuka ruang dialog, menghapus sekat-sekat yang tidak perlu, serta membangun kembali kepercayaan yang sempat renggang.

Di usia ke-28 ini, KAMMI harus kembali menegaskan bahwa organisasi ini adalah milik semua kader, dari masa ke masa, dari berbagai latar belakang, dan dari seluruh penjuru daerah. Tidak boleh ada yang merasa terasing di rumah sendiri. Persatuan bukan hanya fondasi, tetapi syarat agar KAMMI tetap relevan dalam menghadapi tantangan zaman.

Kita mungkin tidak bisa mengubah apa yang sudah terjadi, tetapi kita bisa memilih langkah baru untuk masa depan organisasi yang kita cintai ini. Milad ke-28 harus menjadi titik balik sebagai momentum penyembuhan, penguatan, dan penyatuan kembali energi perjuangan. Saatnya KAMMI berdiri sebagai satu keluarga besar yang tetap kokoh meski diterpa perbedaan.

Karena pada akhirnya, perjuangan ini terlalu besar untuk dijalani sendirian dan terlalu mulia untuk dipertaruhkan oleh perselisihan yang tak perlu. Di usia 28 tahun, tidak ada pilihan lain bagi KAMMI selain pulang ke rumah persatuan, tempat awal kita bertumbuh, dan tempat paling layak untuk kita kembali memperbaiki dan memulai langkah baru. Semoga, kita benar-benar mau menyembuhkan retak dan menguatkan persatuan kembali. Insya Allah, Allah akan jaga ini Rumah, kalau kita mau berbenah.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

Selamat milad ke 28 KAMMI kami semua, saatnya KAMMI Pulang ke Rumah Persatuan. (Admin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *