Gerakan Sosial Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Gerak Bersama Lindungi Desa, KKS-T IAIN Gorontalo Gandeng KAMMI dan KPA Lawan HIV/AIDS & Kekerasan Seksual

Gerak Bersama Lindungi Desa, KKS-T IAIN Gorontalo Gandeng KAMMI dan KPA Lawan HIV/AIDS & Kekerasan Seksual

whatsapp image 2026 02 05 at 18.53.42
Foto bersama Mahasiswa KKS-T IAIN Gorontalo, Aparatur Desa, Kader Posyandu, KAMMI, KPA Provinsi, dan Dinkes Gorut. (F:Istimewah)

JejaKabar.com, Gorontalo Utara – Upaya melindungi masyarakat dari ancaman sosial dan kesehatan terus digencarkan melalui kolaborasi lintas sektor. Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKS-T) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggandeng Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo, serta Dinas Kesehatan Gorontalo Utara dalam kegiatan sosialisasi pencegahan kekerasan seksual dan penularan HIV/AIDS di Desa Pontolo.

Kegiatan ini menjadi wujud nyata peran mahasiswa dalam pengabdian kepada masyarakat, tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga aksi langsung. Selain penyampaian materi, agenda ditutup dengan screening kesehatan bagi peserta sebagai langkah deteksi dini sekaligus bentuk kepedulian terhadap kondisi kesehatan warga.

Koordinator Desa (Kordes) Pontolo Mahasiswa KKS-T IAIN Sultan Amai Gorontalo, Zulmikran Lahilote, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab moral mahasiswa kepada masyarakat desa tempat mereka mengabdi.

“Ini bukti nyata kontribusi kami dalam melawan persoalan sosial dan kesehatan di masyarakat. Kami menggandeng KPA dan Dinas Kesehatan agar edukasi berjalan tepat sasaran. Sebagai bentuk komitmen, kami juga melaksanakan screening kesehatan bagi seluruh audiens,” ujarnya.

whatsapp image 2026 02 05 at 21.55.29
Sosialisasi Mahasiswa KKS-T IAIN Sultan Amai Gorontalo Desa Pontolo Terkait Agenda HIV/AIDS. (F:Istimewah)

Kepala Desa Pontolo, Yun Fransiska, memberikan apresiasi atas sinergi yang dibangun. Ia menegaskan pentingnya edukasi tentang HIV/AIDS dan pencegahan kekerasan seksual demi menciptakan lingkungan desa yang aman dan sehat.

“Desa Pontolo merupakan Desa Ramah Perempuan dan Anak. Maka menciptakan lingkungan yang aman dari pelecehan dan sehat dari penyakit menular adalah prioritas kami. Kehadiran mahasiswa dan para ahli sangat membantu warga,” ungkapnya.

Kegiatan yang dihadiri aparat desa, kader posyandu, serta perwakilan tiap dusun berlangsung interaktif. Tim dari KPA Provinsi dan Dinkes Gorut menyampaikan materi HIV/AIDS secara medis dan humanis, sementara KAMMI bersama mahasiswa KKS-T memperkuat advokasi serta kesadaran masyarakat terkait pencegahan kekerasan seksual.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

whatsapp image 2026 02 05 at 21.51.53
Pemeriksaan kesehatan oleh KPA. (F:Istimewah)

Puncak kegiatan ditandai dengan pemeriksaan kesehatan peserta. Langkah ini diharapkan menumbuhkan kesadaran bahwa memeriksakan diri sejak dini adalah tindakan berani dan penting dalam memutus rantai penularan penyakit serta menjaga kualitas hidup masyarakat desa. (Admin/Rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *