Gerakan Sosial Peristiwa
Beranda / Peristiwa / Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 143,9 Juta Orang

Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Tembus 143,9 Juta Orang

2731whatsapp image 2026 03 14 at 8.26.29 am 1 (1)
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi mengungkapkan hasil survei pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan sekitar 143,91 juta orang atau 50,60 persen penduduk Indonesia. (BPMI Setpres)

JAKARTA, Jejakabar.com – Pemerintah terus mematangkan persiapan arus mudik dan balik Lebaran 2026 untuk memastikan perjalanan masyarakat berlangsung aman, lancar, dan nyaman. Berdasarkan hasil survei, jumlah pergerakan masyarakat selama periode Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 143,91 juta orang atau sekitar 50,60 persen dari total penduduk Indonesia.

Hal itu disampaikan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi saat melaporkan kesiapan angkutan Lebaran 2026 kepada Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Jumat (13/3/2026).

Menurut Dudy, angka tersebut memang sedikit menurun dibandingkan hasil survei tahun 2025 yang mencapai sekitar 146 juta orang. Namun, realisasi mudik tahun lalu justru menembus 154 juta orang, sehingga pemerintah tetap mewaspadai potensi lonjakan pemudik di lapangan.

“Angka ini memang menurun 1,75 persen dibandingkan survei pada tahun 2025 sekitar 146 juta. Namun demikian pada realisasi tahun 2025 justru mencapai 154 juta. Artinya mobilitas masyarakat pada masa lebaran cenderung melampaui angka survei,” ujar Dudy.

Dari sisi pilihan moda transportasi, mobil pribadi diprediksi masih menjadi sarana utama masyarakat untuk mudik dengan jumlah mencapai 76,24 juta orang. Setelah itu, moda yang juga banyak digunakan adalah sepeda motor dan bus.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

Sementara untuk titik simpul transportasi terpadat selama angkutan Lebaran 2026, pemerintah memprediksi akan terjadi di Bandara Soekarno-Hatta, lintas penyeberangan Merak-Bakauheni, Stasiun Pasar Senen, dan Terminal Pulogebang.

Untuk mendukung kelancaran arus mudik, pemerintah telah menyiapkan berbagai armada transportasi, yakni 31.000 unit bus, 840 kapal laut, 254 kapal penyeberangan, 372 pesawat udara, serta 3.687 unit sarana kereta api.

Tak hanya itu, pemerintah juga kembali menjalankan program mudik gratis melalui moda darat, laut, dan kereta api. Program tersebut ditargetkan mampu melayani 113.262 penumpang serta 12.140 sepeda motor.

“Program mudik gratis kami juga berikan untuk daerah pascabencana di Sumatera meliputi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatera Barat,” katanya.

Di sisi pengamanan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan bahwa pengamanan mudik tahun ini akan dilakukan melalui Operasi Ketupat 2026 dengan tema “Mudik Aman, Keluarga Bahagia.” Operasi itu melibatkan 161.243 personel gabungan dari berbagai instansi.

19 Ribu Rumah Direhab di Sumut, Benarkah Semua Gratis? Ini Penjelasan PKP

Kapolri menegaskan, target pemerintah tahun ini adalah mempertahankan bahkan meningkatkan tingkat kepuasan masyarakat terhadap penyelenggaraan mudik, setelah pada 2025 lalu tingkat kepuasan publik mencapai 90,9 persen.

“Tentunya target kita adalah mempertahankan tingkat kepuasan masyarakat di tahun 2025 kemarin, di mana 90,9 persen masyarakat puas dengan kinerja pemerintah dalam penyelenggaraan perjalanan di masa libur 2025. Oleh karena itu, target kami, target kita semua adalah bagaimana mempertahankan ataupun meningkatkan,” tandasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *