Daerah Nasional Pemerintah Provinsi
Beranda / Pemerintah Provinsi / Rakornas 2026 Jadi Sinyal Kuat Percepatan Program Gizi Anak dan Tata Kelola Sampah di Gorontalo

Rakornas 2026 Jadi Sinyal Kuat Percepatan Program Gizi Anak dan Tata Kelola Sampah di Gorontalo

img 20260202 wa0065
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie serta Forkopimda Gorontalo hadir pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026). Foto – Zakir BPPG.

JejaKabar.com, Gorontalo – Kehadiran Gubernur, Wakil Gubernur, dan jajaran Forkopimda Gorontalo dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) 2026 bukan sekadar agenda seremonial tingkat pusat dan daerah. Forum nasional tersebut justru menjadi penegasan arah kebijakan yang harus segera diterjemahkan di daerah, khususnya dalam percepatan program pemenuhan gizi anak dan pembenahan pengelolaan sampah.

Dalam Rakornas tersebut, kepala daerah se-Indonesia mendapatkan arahan strategis terkait isu-isu mendasar yang berdampak langsung pada kualitas hidup masyarakat. Dua di antaranya yang menjadi sorotan adalah penguatan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) serta penanganan persoalan sampah yang dinilai telah menjadi tantangan serius di berbagai daerah.

Dalam arahannya, Presiden Republik Indonesia juga menekankan pentingnya penanganan persoalan sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan lingkungan, serta pentingnya dukungan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sebagai investasi sumber daya manusia di masa depan.

45281000001705
Arahan Presiden Prabowo Subianto pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat, Senin (02/02/2026). (F:BPMI Setpres)

Program Makan Bergizi Gratis diposisikan sebagai langkah penting dalam membangun kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Upaya ini tidak hanya menyasar pemenuhan kebutuhan pangan anak, tetapi juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang meningkatkan kualitas generasi menuju visi pembangunan nasional ke depan. Bagi daerah, program ini menuntut kesiapan dari sisi distribusi, pengawasan kualitas makanan, hingga sinergi lintas sektor seperti pendidikan dan kesehatan.

Selain isu gizi, perhatian terhadap pengelolaan sampah juga mengemuka. Persoalan sampah tidak lagi dipandang semata sebagai urusan kebersihan, tetapi telah berkaitan dengan aspek kesehatan masyarakat, lingkungan, bahkan potensi bencana. Karena itu, daerah didorong untuk memperkuat sistem pengelolaan yang lebih terpadu, mulai dari pengurangan di sumber, pengolahan, hingga edukasi masyarakat. Hal ini menjadi pekerjaan rumah penting bagi pemerintah daerah, termasuk Gorontalo, dalam membangun tata kelola lingkungan yang berkelanjutan.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

Dikutip dari berita.gorontaloprov.go.id, Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, selaku perwakilan kepala daerah dalam Rakornas menyatakan bahwa arahan Presiden menegaskan komitmen seluruh pimpinan daerah untuk mendukung pelaksanaan program nasional yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Rakornas hari ini dipimpin langsung oleh Bapak Presiden dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah serta Forkopimda. Kami mendapatkan arahan terkait program-program strategis nasional yang seluruhnya bertujuan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Idah Syahidah.

Rakornas 2026 dengan demikian menjadi momentum konsolidasi arah pembangunan pusat dan daerah. Partisipasi aktif Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Forkopimda menandai kesiapan daerah dalam menindaklanjuti kebijakan nasional ke dalam langkah nyata di lapangan, terutama pada sektor yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.

19 Ribu Rumah Direhab di Sumut, Benarkah Semua Gratis? Ini Penjelasan PKP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *