JEJAKABAR.COM BOLTARA – Nama Sandi Walahe bukan sosok baru dalam peta politik Bolaang Mongondow Utara (Bolmut). Usai sukses mengawal kemenangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih periode 2024–2029, Sirajudin Lasena dan Aditya Pontoh, kini sang militan menyatakan kesiapannya untuk bertarung di level kepemimpinan partai.
Sandi secara terbuka mendeklarasikan diri maju sebagai Calon Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Bolangitang Barat pada Minggu (1/3/2026). Langkah ini ia ambil bukan sekadar mengejar jabatan formal, melainkan sebagai wujud tanggung jawab ideologis untuk memperkokoh akar rumput partai berlambang banteng tersebut.
Sandi menekankan bahwa pengalaman lapangan saat memenangkan pasangan usungan PDI Perjuangan dan PPP pada Pilkada lalu menjadi modal utamanya. Ia berjanji akan menggerakkan mesin partai hingga ke tingkat ranting dengan cara yang lebih terstruktur dan disiplin.
“Sebagai kader, saya siap tegak lurus. Saya akan mengonsolidasikan seluruh kekuatan untuk membentuk kepengurusan PAC yang solid dan benar-benar bekerja untuk rakyat,” ujar Sandi dengan nada optimis.
Ia membayangkan PAC sebagai garda terdepan yang tidak hanya menjaga loyalitas kader, tetapi juga mengawal garis perjuangan partai di tengah dinamika politik daerah yang kian kompleks. Baginya, kerja kolektif adalah harga mati untuk memenangkan setiap agenda politik mendatang.
Visi Sandi ternyata memicu gelombang respons positif. Sejumlah pengurus anak ranting dan elemen masyarakat mulai menyuarakan dukungan bagi pria yang dikenal konsisten ini. Mereka menilai Sandi memiliki rekam jejak nyata dalam membangun kekuatan politik di wilayah Bolangitang Barat.
Kehadiran Sandi dalam bursa calon ketua PAC membawa harapan baru bagi soliditas internal partai. Dengan rekam jejak sebagai “petarung” di Pilkada, ia kini bersiap mentransformasi energi kemenangan tersebut ke dalam penguatan organisasi partai di tingkat kecamatan.

Komentar