Jejakabar.com-Warga Desa Bonedaa, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango mendadak gempar adanya penemuan mayat di dalam kamar kontrakannya pada Sabtu dini hari sekitar pukul 23.30 WITA.
Diketahui korban tersebut seorang supir bernama Masrur (50) yang diduga meninggal dengan mengakhiri hidupnya dengan gantung.
Saksi mata, Hasri (31), awalnya merasa curiga karena korban tidak kunjung bangun sejak siang hari. Saat mengajak warga mengecek kamar korban, mereka menemukan pria asal Bengkulu Utara tersebut sudah tidak bernyawa.
Korban ditemukan dalam posisi leher terlilit ikat pinggang cokelat yang terikat di kusen ventilasi, dengan kaki menyentuh lantai. Bersamaan dengan itu Polisi menemukan sejumlah bukti kuat yang mengarah pada tindakan bunuh diri di lokasi kejadian.
Sebelum gantung diri, korban diduga meneguk racun terlebih dahulu. Hal itu diperkuat dengan ditemukannya satu botol racun rumput merk Glue Best yang telah terbuka dan petugas menemukan gelas berisi sisa cairan pestisida.
Dugaan ini semakin diperkuat dengan unggahan terakhir di status WhatsApp korban pada pukul 10.54 WITA. Korban mengunggah foto botol racun dan gelas berisi cairan hijau dengan keterangan singkat: “sudah lebih dekat dengan Tuhan”.
Kepala Dusun setempat, Sri Rahayu Datau, mengatakan korban sudah dua tahun tinggal di rumah milik Alfon Isa tersebut. Dengan berprofesi sebagai supir Masrur bekerja di PT Batara Jaya.
Saat menerima laporan Tim kepolisian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke RS Toto pada pukul 02.25 WITA.
Saat ini, Sat Reskrim Polres Bone Bolango masih meminta keterangan saksi Hasri guna penyelidikan lebih lanjut.

Komentar