JEJAKABAR.COM, GORONTALO – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Gorontalo bersama MUI Boalemo menyalurkan lebih dari 3.000 paket sembako senilai ratusan juta rupiah bagi warga prasejahtera. Aksi sosial ini menjadi agenda utama dalam gelaran Ramadhan Fair 2026 yang berlangsung di Kabupaten Boalemo, Sabtu (7/3/2026).
Ketua MUI Provinsi Gorontalo, Dr Zulkarnain Suleman menjelaskan kehadiran MUI sebagai representasi kolaborasi umat untuk terus memberikan dampak.
“Kami ingin memastikan bahwa kehadiran MUI tidak hanya dirasakan dalam aspek fatwa, tetapi juga dalam aksi nyata membantu kesejahteraan ekonomi umat.
Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami berupaya hadir di tengah masyarakat saat kebutuhan pokok mulai meningkat,” ujar Dr. Zulkarnain.
Sementara itu, Zulkarnain juga menyampaikan harapannya mengenai bantuan sembako ini, agar dapat membantu meringankan beban kebutuhan masyarakat.
“Ini adalah kerja kolektif. Semoga paket sembako dan layanan yang kami sediakan dapat meringankan beban warga dan membawa keberkahan bagi kita semua dalam menyongsong Idul Fitri 1447 H,”
Dalam laporannya, MUI merinci telah menghimpun 1.517 paket sembako hasil donasi senilai Rp225 juta. Selain itu, panitia menyediakan 1.500 paket kebutuhan pokok melalui skema bazar murah untuk memudahkan akses pangan warga.

“Kami menyampaikan apresiasi tinggi kepada MUI yang menginisiasi kegiatan produktif ini. Event ini bukan sekadar seremoni, melainkan panggung nyata bagi warga untuk bergerak lebih produktif di bulan suci,” ujar Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat memberikan sambutan.
Tak hanya bantuan pangan, MUI juga menyerahkan dana segar sebesar Rp30 juta kepada sejumlah masjid dan lembaga pengajian di wilayah Boalemo. Dana tersebut bersumber dari infaq dan hasil bazar pakaian layak pakai guna mendukung aktivitas keagamaan selama Ramadhan.
Keberhasilan Ramadhan Fair 2026 ini mempertegas peran MUI sebagai penggerak solidaritas sosial di Gorontalo. Selain menjaga sisi religiusitas, lembaga ini terbukti mampu menggerakkan ekonomi kreatif sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat melalui kolaborasi lintas sektor. (Admin)

Komentar