Gerakan Sosial Pendidikan
Beranda / Pendidikan / Tanamkan Toleransi Sejak Dini, Mahasiswa KKST IAIN SMART Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Moderasi Beragama

Tanamkan Toleransi Sejak Dini, Mahasiswa KKST IAIN SMART Gelar Sosialisasi Anti Bullying dan Moderasi Beragama

img 20260203 wa0003

JejaKabar.com, Gorontalo Utara – Mahasiswa Kuliah Kerja Sosial Tematik (KKST) IAIN Sultan Amai Gorontalo menggelar sosialisasi anti bullying dan moderasi beragama di SDN 6 Gentuma Raya, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menyasar siswa kelas VI sebagai upaya menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya sikap saling menghargai, kejujuran, serta menjaga kerukunan di lingkungan sekolah.

Sosialisasi ini dilaksanakan oleh sembilan mahasiswa KKST, yakni Rizky Noce, Wella Mayasari Abas, Nur Halisa Dai, Sunatriyanti Isili, Yulfika Daud, Fahri Kasim, Nirwana Pakaya, Fahril Hatiku, dan Zul Hamid.

Salah satu perwakilan mahasiswa, Wella Mayasari Abas, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan membangun keberanian dan kesadaran siswa untuk bersikap jujur terhadap apa yang mereka lakukan, alami, dan rasakan.

“Tujuan kami mengadakan sosialisasi tentang bullying serta moderasi beragama agar anak-anak bisa berani dan jujur terhadap apa yang mereka lakukan, alami, dan rasakan, sekaligus belajar menghargai keberagaman budaya dan agama di sekitar mereka, ujarnya.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memberikan materi mengenai dampak bullying terhadap kondisi psikologis dan pergaulan sosial anak. Siswa juga diajak memahami pentingnya tanggung jawab atas setiap tindakan serta pembentukan karakter positif sejak usia sekolah dasar.

Penyampaian materi dilakukan secara interaktif agar mudah dipahami, dipadukan dengan ice breaking, diskusi, serta sesi tanya jawab. Suasana kegiatan berlangsung santai namun tetap edukatif, sehingga siswa terlihat aktif dan antusias mengikuti seluruh rangkaian acara.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja pengabdian mahasiswa KKST IAIN Sultan Amai Gorontalo di Desa Nanati Jaya. Mahasiswa berharap, melalui sosialisasi ini, kesadaran siswa terhadap bahaya bullying semakin meningkat.

“Semoga dengan kegiatan ini, siswa tidak melakukan bullying kepada sesama teman,” tutup Sunatriyanti Isili. (Admin)

19 Ribu Rumah Direhab di Sumut, Benarkah Semua Gratis? Ini Penjelasan PKP

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *