Peristiwa
Beranda / Peristiwa / Umat Muslim dan Masjid di AS hingga Eropa Jadi Target Serangan saat Ramadan

Umat Muslim dan Masjid di AS hingga Eropa Jadi Target Serangan saat Ramadan

pemukim israel bakar masjid di tepi barat palestina 1771891177757 169
Pemukim Israel bakar sebuah masjid di Tepi Barat yang diduduki saat Ramadan. Foto: AFP/JAAFAR ASHTIYEH

JEJAKABAR, INTERNASIONAL — Serangan yang menargetkan umat Muslim dan masjid dilaporkan terjadi di sejumlah negara selama bulan suci Ramadan. Rangkaian insiden berupa pembakaran dan perusakan masjid, pengiriman surat ancaman, hingga penembakan di area tempat ibadah memicu kecaman luas serta meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan rumah ibadah.

Dilansir dari CNN Indonesia, berbagai insiden tersebut menimbulkan rasa cemas di kalangan jamaah yang merasa khawatir menjalankan ibadah di tengah momentum Ramadan yang seharusnya berlangsung khusyuk dan damai.

Berikut sejumlah negara yang melaporkan insiden tersebut.

Masjid di Tepi Barat Dibakar

Di wilayah Tepi Barat, Wafa melaporkan pemukim Israel membakar dan mencoret slogan rasis di Masjid Abu Bakr as-Siddiq yang berada di antara Sarra dan Tal, dekat Nablus.

Bahlil Imbau Warga Kurangi Konsumsi Energi Secara Berlebihan

Jemaah yang datang untuk salat Subuh menemukan pintu masjid hangus, kaca pecah, serta sejumlah kerusakan di area bangunan.

“Saya kaget ketika membuka pintu. Api telah membakar area ini, kaca pecah, dan pintu dirusak,” kata warga setempat Munir Ramadan, dikutip Al Jazeera.

Masjid di AS Ditembaki

Di Amerika Serikat, sebuah masjid di Matamoras, Pike County, Pennsylvania, menjadi sasaran tembakan pada Sabtu (21/2). Kepolisian setempat menyebut sedikitnya empat peluru ditembakkan ke arah Pike County Islamic Center.

Menurut laporan News 12 Westchester, peluru mengenai pintu, jendela, lampu gantung, hingga rak sepatu di area masjid.

19 Ribu Rumah Direhab di Sumut, Benarkah Semua Gratis? Ini Penjelasan PKP

“Ada satu peluru yang masuk dari pintu. Mereka menembak hingga menembus ke bagian sini, mengenai lampu gantung, lalu menembus pintu,” ujar anggota dewan masjid Jim Abdulrahaman.

Pria Bersenjata Ditangkap di Masjid Inggris

Di Inggris, polisi Manchester menangkap seorang pria yang diduga membawa senjata tajam ke Manchester Central Mosque saat jamaah sedang beribadah.

Asisten Kepala Kepolisian Manchester, John Webster, menyebut aparat menyita sejumlah barang bukti berupa kapak, pisau, dan narkoba kelas B dari tersangka berusia sekitar 40 tahun.

“Kami segera menuju lokasi, melakukan penggeledahan terhadap tersangka, menangkapnya, serta menyita sejumlah barang bukti,” ujarnya, seperti dilaporkan Agence France-Presse.

Tertangkap di Rumah Nenek, Pelaku Aniaya Panah Wayer di Gorontalo Ternyata Residivis

Masjid Terbesar Australia Terima Surat Ancaman

Di Australia, polisi menyelidiki surat ancaman yang dikirim ke Masjid Lakemba di Sydney barat menjelang Ramadan.

Mengutip The Independent, surat tersebut memuat gambar babi dan ancaman untuk membunuh umat Muslim. Aparat meningkatkan patroli di tempat ibadah setelah insiden tersebut, yang merupakan kasus ketiga dalam beberapa pekan terakhir.

Tokoh Agama Tewas Ditembak di Afrika Selatan

Sementara di Afrika Selatan, seorang tokoh agama Muslim, Moulana Mustaqeem Wanza, tewas ditembak usai memimpin salat Tarawih di Masjid Salaamudien, Cape Town.

Melansir South African News, penembakan terjadi di luar area masjid saat korban dalam perjalanan menuju kediaman rekannya.

Rangkaian serangan tersebut memicu kekhawatiran global terkait keamanan umat Muslim selama Ramadan serta mendorong aparat di berbagai negara meningkatkan pengamanan di rumah ibadah dan kegiatan komunitas. (Admin/Rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *