Proyek Lekobalo Berjalan, Pembayaran Vendor Tersendat dan Dugaan Kontrak Tersembunyi Muncul - jejakabar.com
Daerah
Beranda / Daerah / Proyek Lekobalo Berjalan, Pembayaran Vendor Tersendat dan Dugaan Kontrak Tersembunyi Muncul

Proyek Lekobalo Berjalan, Pembayaran Vendor Tersendat dan Dugaan Kontrak Tersembunyi Muncul

inshot 20260424 134116985
Pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Lekobalo. Foto: pnp

Jejakabar.com – Pembangunan jalan lingkungan di Kelurahan Lekobalo mulai memberikan dampak bagi warga. Genangan air yang sebelumnya kerap terjadi kini mulai berkurang, seiring dengan mulai difungsikannya akses jalan tersebut. Namun, di balik progres itu, persoalan pembayaran kepada vendor masih belum sepenuhnya terselesaikan.

Salah satu vendor, CV Jangkar Mas, menyatakan telah menyuplai berbagai kebutuhan material proyek, termasuk penutup manhole berbahan cast iron. Meski sebagian material telah terpasang di lokasi, pembayaran disebut masih belum dilunasi secara keseluruhan.

“Kami sudah mengirim material sesuai kesepakatan, tetapi pembayaran belum tuntas,” ungkap Muh. Darmaji.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak kontraktor saat ini masih berupaya menyelesaikan kewajiban tersebut. Namun, kendala dalam pengumpulan dana disebut menjadi salah satu faktor yang menghambat proses pelunasan. Kondisi ini membuat vendor harus menunggu di tengah berjalannya pekerjaan di lapangan.

Dalam pelaksanaan proyek, kelancaran hubungan antara kontraktor dan vendor menjadi elemen krusial. Ketika pembayaran mengalami hambatan, tidak hanya berdampak pada sisi finansial, tetapi juga dapat memengaruhi kelangsungan dan kualitas pekerjaan.

Harga LPG 12 Kg Naik, Ini 4 Golongan yang Berhak Beli Gas 3 Kg

Di lapangan, sejumlah pekerjaan masih terlihat belum rampung. Beberapa saluran air di tepi jalan masih terbuka, sementara sebagian lainnya masih dalam tahap pengerjaan. Hal ini memunculkan pertanyaan terkait keterkaitan antara progres proyek dengan persoalan pembayaran yang belum selesai.

Di tengah situasi tersebut, beredar pula informasi mengenai dugaan adanya kontrak di luar mekanisme resmi dalam pelaksanaan proyek. Informasi ini masih bersifat terbatas dan belum mendapat konfirmasi dari seluruh pihak terkait.

Jika dugaan tersebut benar, hal itu berpotensi memperpanjang rantai pelaksanaan proyek, mulai dari kontraktor utama hingga pihak lain sebelum sampai ke vendor. Rantai yang semakin panjang dapat membuat alur pembayaran menjadi lebih kompleks dan berisiko tersendat.

Hingga kini, persoalan utama yang mencuat tetap terkait kewajiban pembayaran kepada vendor yang belum sepenuhnya dipenuhi. Sementara itu, di permukaan, proyek terus berjalan dan manfaatnya mulai dirasakan masyarakat.

Situasi ini menunjukkan bahwa di balik progres fisik yang terlihat, masih ada persoalan yang perlu diselesaikan agar proyek benar-benar tuntas, tidak hanya secara fisik, tetapi juga secara administratif dan finansial.

Pemkab Gorontalo Alokasikan Rp1 Miliar untuk Jalan Ulobua, Realisasi Tunggu Jadwal TMMD

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *