Jejakabar.com, Pohuwato – Aliansi Barisan Rakyat Anti Penindasan (BARA API) Pohuwato merencanakan aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan Hari Buruh Internasional pada awal Mei 2026.
Rencana tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan kepada Kapolres Pohuwato.
Dalam surat yang ditandatangani Koordinator Lapangan Yosar Ruiba, disebutkan bahwa aksi akan digelar selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 Mei 2026.
Kegiatan dijadwalkan berlangsung dari pukul 09.00 sampai 16.00 WITA, dengan perkiraan jumlah peserta mencapai 5.000 orang.
Aksi akan menyasar sejumlah titik, di antaranya Mapolres Pohuwato, Kantor Bupati Pohuwato, serta kantor perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah tersebut.
Massa aksi direncanakan membawa berbagai atribut seperti spanduk, bendera, serta perangkat pengeras suara.
Aliansi BARA API menyatakan aksi ini merupakan bagian dari penyampaian aspirasi masyarakat, khususnya terkait kondisi penambang rakyat di Pohuwato.
Mereka menyoroti sejumlah persoalan seperti aktivitas penertiban di lokasi tambang, dugaan tekanan terhadap masyarakat, hingga isu penyelesaian lahan.
Selain itu, momentum May Day dinilai menjadi waktu yang tepat untuk menyuarakan tuntutan terkait perlindungan hak-hak masyarakat dan pekerja di sektor pertambangan.
Pihak aliansi menyatakan komitmennya untuk melaksanakan aksi secara tertib sesuai aturan yang berlaku.
Sementara itu, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari Polres Pohuwato terkait kesiapan pengamanan maupun tanggapan atas rencana aksi tersebut.

Komentar