Jejakabar.com, Boalemo – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo kembali menunjukkan komitmennya dalam pembinaan keagamaan bagi warga binaan melalui pelaksanaan pelatihan manasik haji di lingkungan lapas, Selasa (25/5). Kegiatan tersebut menghadirkan suasana ibadah yang khusyuk dan penuh makna meski dilaksanakan di balik jeruji.
Program pembinaan spiritual ini diikuti antusias oleh warga binaan muslim dengan pendampingan langsung dari petugas Kementerian Agama Kabupaten Boalemo. Dalam pelatihan tersebut, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai tata cara ibadah haji, mulai dari niat, ihram, tawaf, sa’i, wukuf hingga tahapan ibadah lainnya.
Suasana haru dan kekhusyukan tampak menyelimuti jalannya kegiatan. Para warga binaan mengikuti setiap prosesi dengan tertib dan penuh semangat. Beberapa di antaranya mengaku bersyukur karena masih diberikan kesempatan untuk belajar dan merasakan pengalaman spiritual yang sebelumnya belum pernah mereka rasakan.
Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo, Agus Risdianto, mengatakan kegiatan manasik haji merupakan bagian dari pembinaan kepribadian berbasis keagamaan yang rutin dihadirkan bagi warga binaan.
“Meski berada di dalam lapas, warga binaan tetap memiliki hak untuk mendapatkan pembinaan rohani dan pengalaman pembelajaran ibadah. Melalui manasik haji ini, kami ingin menghadirkan suasana yang dapat memperkuat keimanan serta menumbuhkan semangat untuk berubah menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.
Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat memberikan bekal pengetahuan kepada warga binaan terkait pelaksanaan ibadah haji, sekaligus menanamkan nilai-nilai spiritual yang nantinya dapat diterapkan saat kembali ke tengah masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Seksi Binapigiatja Arfan Adam, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas Frangki Gunawan Ma’aruf, Kasubsi Regbimkemas Muhajiir Ali, serta jajaran petugas dari Kementerian Agama Kabupaten Boalemo.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Boalemo berharap warga binaan tidak hanya memahami tata cara ibadah haji, tetapi juga mampu memaknai pentingnya keikhlasan, kesabaran, dan kedekatan kepada Tuhan sebagai bekal menjalani kehidupan yang lebih baik di masa depan.

Komentar