Banjir Lumpur Terjang Desa Botubilotahu, Warga Minta Dugaan Dampak PETI di Hutino Diusut - jejakabar.com
Daerah Sosial
Beranda / Sosial / Banjir Lumpur Terjang Desa Botubilotahu, Warga Minta Dugaan Dampak PETI di Hutino Diusut

Banjir Lumpur Terjang Desa Botubilotahu, Warga Minta Dugaan Dampak PETI di Hutino Diusut

wa 1784890641875
Sumber Foto: Tim Jejakabar.com/ilustrasi AI

Jejakabar.com, Pohuwato — Banjir lumpur yang kembali menggenangi Desa Botubilotahu, Jumat (24/7), memicu keresahan warga. Selain merendam sejumlah rumah dan mengganggu aktivitas masyarakat, peristiwa ini juga kembali memunculkan desakan agar pemerintah dan aparat penegak hukum mengusut dugaan penyebab banjir yang dikaitkan dengan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) di kawasan Hutino.

Warga menilai banjir kali ini tidak hanya dipengaruhi oleh tingginya intensitas hujan. Mereka menduga sedimentasi lumpur dari kawasan pertambangan serta kemungkinan jebolnya tanggul di Hutino ikut memperbesar debit air bercampur lumpur yang mengalir hingga ke permukiman.

Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengatakan banjir datang dari arah Hutino. Ia juga mempertanyakan masih adanya aktivitas alat berat di kawasan tersebut.

“Iyo pak, ini banjir dari Hutino kamari. Mungkin ada yang jebol lagi itu. Belum lagi alat berat masih lewat Hutino, tidak jelas siapa yang kasih izin. Torang juga bingung mau lapor ke mana,” ujarnya.

Menurut warga, peristiwa banjir lumpur yang berulang setiap musim hujan sudah sepatutnya menjadi perhatian serius. Mereka meminta pemerintah daerah, instansi teknis, dan aparat penegak hukum tidak hanya menangani dampak banjir, tetapi juga menelusuri faktor-faktor yang diduga menjadi penyebabnya.

UIN Sultan Amai Resmi Berdiri, Wahyu Putra: Jangan Berhenti di Perubahan Nama

Warga berharap dilakukan investigasi menyeluruh terhadap dugaan keterkaitan aktivitas PETI di kawasan Hutino dengan banjir lumpur yang melanda desa. Mereka juga mendesak adanya langkah konkret agar kejadian serupa tidak terus berulang dan mengancam keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang mengenai penyebab banjir lumpur tersebut. Dugaan keterkaitan dengan aktivitas PETI maupun informasi mengenai jebolnya tanggul di kawasan Hutino masih menunggu hasil penyelidikan dan verifikasi dari instansi terkait.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×