Jejakabar.com — Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp1 miliar untuk pembangunan jalan di Desa Ulobua.
Komitmen tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, sebagai bentuk dukungan terhadap program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) tahun 2026.
“Kami sudah siapkan, sebanyak Rp1 miliar,” ujar Sofyan.
Namun demikian, pelaksanaan pembangunan belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. Penundaan ini terjadi karena adanya ketentuan dari pihak Kodim yang mengatur bahwa program TMMD tidak bisa dilaksanakan secara berturut-turut di lokasi yang sama dalam dua tahun.
Meski tertunda, Pemkab Gorontalo menegaskan bahwa Desa Ulobua tetap menjadi prioritas utama dalam agenda pembangunan infrastruktur ke depan.
“Kalau sudah bisa dilaksanakan, pasti Ulobua yang akan dikerjakan lebih dulu,” tegas Sofyan.
Rencana pembangunan jalan tersebut akan mencakup tiga dusun, yakni Cingkeh, Tumba, dan Molalahu. Selama ini, kondisi jalan di wilayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah sehingga menyulitkan mobilitas warga.
Kerusakan jalan juga berdampak langsung pada aktivitas ekonomi masyarakat, terutama saat musim panen jagung yang kerap bertepatan dengan musim hujan. Situasi ini sering menyebabkan kerugian bagi petani karena akses distribusi yang terhambat.
Melalui program TMMD, warga Desa Ulobua berharap pembangunan jalan dapat segera direalisasikan agar akses transportasi menjadi lebih lancar dan perekonomian lokal dapat meningkat.

Komentar