SUARA KAMPUS Sebagai Ruang Diskusi Baru untuk Merawat Nilai-Nilai Gorontalo - jejakabar.com
Gerakan Sosial Organisasi
Beranda / Organisasi / SUARA KAMPUS Sebagai Ruang Diskusi Baru untuk Merawat Nilai-Nilai Gorontalo

SUARA KAMPUS Sebagai Ruang Diskusi Baru untuk Merawat Nilai-Nilai Gorontalo

Bukti Cari Kerja Makin Susah Anak Muda China Dan Ri Jadi Sorotan 1757394248343 169 1024x576
Mengambil tema "Eksistensi Nilai di Ujung Tanduk, Perspektif Pikiran Banding," forum Suara Kampus resmi memulai diskusi rutinnya di Hungrypedia Kaffe, Kota Gorontalo. Hadir sebagai jembatan dialog antara akademisi dan masyarakat, Suara Kampus siap mendiskusikan berbagai persoalan daerah dan merawat nilai-nilai budaya Gorontalo. (Jejakabar.com/F:Ijal)

Jejakabar.com, GORONTALO – Suasana diskusi berlangsung hangat di Hungrypedia Kaffe, Kota Gorontalo, pada Sabtu (5/9/2026). Sejumlah akademisi, mahasiswa, aktivis, wartawan, tokoh masyarakat, hingga warga umum berkumpul dalam forum bertajuk SUARA KAMPUS.

Forum tersebut hadir sebagai ruang bertukar pikiran guna membahas berbagai persoalan mendasar kehidupan masyarakat, pendidikan, budaya, hingga nilai-nilai yang tengah berkembang di Gorontalo.

Pada edisi perdana ini, SUARA KAMPUS mengusung tema “Eksistensi Nilai di Ujung Tanduk, Perspektif Pikiran Banding.”

Diskusi ini menghadirkan empat pemateri dari beragam latar belakang, yakni Prof. Dr. Lukman Laliyo, M.Pd., Dr. Andi Djufri, M.Ag., Nikson Entengo, S.IP., M.Si., Ahmad Abdullah, S.Ag., M.Pd.

Jalannya pertukaran gagasan dipandu oleh Dr. Sahmin Madinah, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat sebagai Wakil Rektor III UIN SMART. Diskusi berlangsung dinamis, memberi ruang terbuka bagi seluruh peserta untuk menyampaikan pandangan maupun kritik konstruktif.

Andi Ilham Siap Bawa KADIN Gorontalo Bangkit, Targetkan Kantor Permanen

Dr. Sahmin Madinah menegaskan bahwa SUARA KAMPUS tidak diposisikan sebagai agenda sekali jalan. Forum ini diproyeksikan menjadi kegiatan rutin mingguan.

“Kegiatan ini akan kita maksimalkan terus dan dilaksanakan setiap Sabtu di warkop ini, dengan pemateri dan tema yang akan berubah-ubah,” ujar Dr. Sahmin Madinah.

Untuk menjangkau khalayak yang lebih luas, jalannya kegiatan juga dipancarkan secara siaran langsung (live streaming), sehingga masyarakat yang berhalangan hadir tetap dapat menyimak diskusi secara interaktif.

whatsapp image 2026 09 07 at 10.49.56

Menurut Sahmin, ruang dialog terbuka seperti ini sangat krusial bagi daerah. Sebab, penyelesaian persoalan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada kebijakan formal, tetapi juga membutuhkan kontribusi gagasan dari lintas elemen masyarakat, mulai dari akademisi, mahasiswa, aktivis, tokoh masyarakat, insan media, hingga warga umum.

Apresiasi senada disampaikan oleh salah satu pemateri, Ahmad Abdullah, S.Ag., M.Pd. Ia menilai SUARA KAMPUS memiliki potensi besar untuk tumbuh sebagai forum diskusi yang berkelanjutan.

Dukungan ke Andi Ilham Menguat Jelang Musprov KADIN Gorontalo, Perebutan Suara Makin Sengit

Meski demikian, Ahmad memberi catatan agar pada edisi-edisi berikutnya, isu yang diangkat bisa dirancang lebih spesifik.

“Saya kira SUARA KAMPUS ini harus terus berjalan dan ke depannya temanya lebih terfokus. Semisal bahas tentang nilai budaya atau pendidikan,” usul Ahmad Abdullah.

Ia menambahkan, pembahasan dengan tema yang terarah akan mempertajam hasil analisis serta melahirkan gagasan konkrit yang bisa ditindaklanjuti.

Dihadiri oleh perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), media, akademisi, dan tokoh masyarakat, forum ini berhasil melebur batas-batas formalis. SUARA KAMPUS tidak hanya menjadi panggung akademis, tetapi juga tempat bertemunya beragam sudut pandang mengenai kondisi Gorontalo saat ini.

Forum ini diharapkan dapat menjadi ruang baru bagi masyarakat untuk membicarakan berbagai dinamika daerah secara terbuka. Terlebih, perawatan nilai-nilai budaya dan identitas lokal Gorontalo kian penting di tengah derasnya perubahan zaman.

Dua Calon Ketua Kadin Gorontalo Lolos Verifikasi, Fauzan Fadel dan Andi Ilham Siap Bertarung

Melalui diskusi berkala setiap pekan, SUARA KAMPUS berikhtiar menjadi jembatan antara gagasan akademis dan realitas masyarakat. Lebih dari sekadar tempat bertukar pandang, gerakan intelektual ini diharapkan terus konsisten melahirkan pemikiran nyata demi menjaga nilai, identitas, budaya, serta masa depan Gorontalo.

(RL-06)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×