Jejakabar.com – Kisah menegangkan yang dialami tiga warga asal Kabupaten Pulau Taliabu, Maluku Utara, di perairan Desa Motinelo, Kecamatan Bone Raya, Kabupaten Bone Bolango, akhirnya berakhir dengan kabar baik. Ketiganya dipastikan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga setelah menjalani penanganan medis.
Direktur Polairud Polda Gorontalo, Kombes Pol Devy Firmansyah, mengatakan proses penanganan terhadap ketiga korban telah resmi ditutup. Korban masing-masing Candri Awir, Ansar Candri, dan Adri Taksim sebelumnya dievakuasi dan menjalani pemeriksaan kesehatan di RSUD Aloei Saboe pada Senin (27/7/2026).
“Saya sudah menyerahkan langsung ketiga korban kepada perwakilan keluarga yang ada di Gorontalo,” kata Kombes Pol Devy.
Menurutnya, perhatian tidak hanya diberikan pada proses penyelamatan, tetapi juga hingga kepulangan para korban ke daerah asal. Bersama Anggota DPRD Maluku Utara, Mislan Syarif, dan keluarga, keberangkatan ketiga korban telah dipersiapkan menggunakan kapal Tol Laut yang dijadwalkan berlayar pada Selasa (28/7). Perahu milik korban yang mengalami kerusakan saat insiden juga akan difasilitasi untuk dibawa pulang.
Kombes Pol Devy menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam proses penyelamatan, terutama nelayan Desa Motinelo yang pertama kali menemukan para korban, jajaran Polsek Bone Raya, tenaga kesehatan, serta keluarga yang aktif berkoordinasi.
Ia berharap peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat pesisir untuk selalu mengutamakan keselamatan ketika melaut. Masyarakat diimbau memastikan kondisi cuaca sebelum berangkat, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta segera melapor kepada aparat apabila terjadi keadaan darurat di laut.

Komentar