Mahasiswa KKN UNG Gelar Penyuluhan Hukum Ketahanan Pangan di Desa Tualango - jejakabar.com
Gerakan Sosial Pendidikan Tak Berkategori
Beranda / Tak Berkategori / Mahasiswa KKN UNG Gelar Penyuluhan Hukum Ketahanan Pangan di Desa Tualango

Mahasiswa KKN UNG Gelar Penyuluhan Hukum Ketahanan Pangan di Desa Tualango

whatsapp image 2026 09 08 at 20.41.10
Kepala Bidang Konsumsi dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Carolina Datau, S.P., menyampaikan materi dalam penyuluhan hukum ketahanan pangan keluarga yang digelar mahasiswa KKN Tematik II UNG di Desa Tualango, Kabupaten Gorontalo, Selasa (8/9/2026).

Jejakabar.com, GORONTALO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik II Universitas Negeri Gorontalo (UNG) sukses menggelar penyuluhan hukum bertajuk “Payung Hukum untuk Ketahanan Pangan Keluarga” di Desa Tualango, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan yang merupakan salah satu program kerja inti mahasiswa KKN ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam kepada masyarakat mengenai pentingnya ketahanan pangan berbasis keluarga, lengkap dengan aspek hukum serta regulasi yang menaunginya.

Untuk memberikan wawasan yang komprehensif, penyuluhan ini menghadirkan dua narasumber ahli di bidangnya, yakni Kepala Bidang Konsumsi dan Ketahanan Pangan Kabupaten Gorontalo, Carolina Datau, S.P., serta Dosen Fakultas Hukum UNG, Muhamad Khairun Kurniawan Kadir, S.H., M.H.

Acara diawali dengan sambutan dari Koordinator Desa KKN Tematik II Desa Tualango, Dewa Nyoman Sugiaditya. Dewa menjelaskan bahwa program penyuluhan ini merupakan hasil pembahasan bersama aparat Desa Tualango pada rapat koordinasi 20 Agustus 2026 lalu.

“Penyuluhan ini hadir dari hasil diskusi kami bersama pemerintah desa. Kami berharap kegiatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam memahami bahwa ketahanan pangan dapat dimulai dari tingkat keluarga, serta memahami regulasinya agar warga tidak bingung saat menerapkannya,” ujar Dewa Nyoman Sugiaditya.

Aktivitas Galian C di Pilohayanga Mulai Dikeluhkan, Begini Penjelasan Kades

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), pemerintah desa, rekan-rekan mahasiswa KKN, para narasumber, serta masyarakat yang telah hadir berpartisipasi.

Dosen Pembimbing Lapangan, Akbar Hidayatullah Daud, S.H., M.Kn., menekankan pentingnya bagi masyarakat untuk memahami regulasi agar pelaksanaan program ketahanan pangan di tingkat tapak dapat berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

“Penyuluhan ini menjadi kesempatan berharga bagi masyarakat untuk memahami konsep ketahanan pangan keluarga sekaligus penerapannya. Pemahaman regulasi adalah bagian penting agar masyarakat dapat menjalankannya sesuai ketentuan yang berlaku. Saya mengajak seluruh peserta aktif berdiskusi agar materi ini tidak sekadar menjadi teori, tetapi bisa diimplementasikan langsung,” tutur Akbar Hidayatullah Daud.

whatsapp image 2026 09 08 at 20.25.10
Keceriaan mahasiswa KKN Tematik II UNG bersama jajaran narasumber, pemerintah desa, dan warga Desa Tualango usai sukses menggelar penyuluhan hukum ketahanan pangan keluarga, Selasa (8/9/2026).

Penjabat (Pj) Kepala Desa Tualango, Wiwin K. Baderan, mengapresiasi tinggi langkah nyata mahasiswa KKN UNG. Menurutnya, ketahanan pangan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan peran aktif dari tiap-tiap keluarga.

“Ketahanan pangan sangat krusial untuk mendukung kesejahteraan warga. Masyarakat bisa mulai memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk menanam sayuran, cabai, buah-buahan, atau mengembangkan peternakan dan usaha pangan mandiri sesuai kemampuan,” ungkap Wiwin K. Baderan.

Andi Ilham Siap Bawa KADIN Gorontalo Bangkit, Targetkan Kantor Permanen

Ia berharap pengetahuan dan keterampilan dari kegiatan ini dapat diterapkan secara langsung demi memenuhi kebutuhan pangan mandiri sekaligus membuka peluang pendapatan tambahan bagi keluarga.

“Semoga kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan keluarga Desa Tualango yang mandiri, sejahtera, dan memiliki ketahanan pangan yang kuat,” pungkas Wiwin seraya membuka acara secara resmi.

Usai sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi serta diskusi interaktif bersama kedua narasumber. Diskusi tersebut menjadi bekal aplikatif bagi warga Desa Tualango dalam memahami kebijakan pangan dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. (Admin/rilis)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×