JEJAKABAR, OLAHRAGA — Aksi solidaritas ditunjukkan penjaga gawang FC Nantes, Anthony Lopes, yang diduga sengaja berpura-pura cedera untuk memberi kesempatan rekan setimnya yang beragama Islam berbuka puasa saat pertandingan berlangsung.
Momen tersebut terjadi saat Nantes menghadapi Le Havre AC dalam lanjutan Ligue 1 di Stade de la Beaujoire, Minggu (22/2).
Pada menit ke-74, Lopes terlihat menjatuhkan diri sambil memegang otot paha kirinya. Aksi itu membuat tim medis masuk ke lapangan untuk memeriksa kondisinya dan pertandingan sempat terhenti.
Menurut sejumlah laporan, aksi tersebut diduga dilakukan Lopes untuk memberi waktu kepada rekan-rekannya berbuka puasa, mengingat kompetisi Liga Prancis tidak menyediakan jeda khusus bagi pemain yang menjalankan ibadah puasa di tengah pertandingan.
Setelah beberapa saat, Lopes kembali berdiri dan melanjutkan pertandingan tanpa menunjukkan tanda cedera serius. Aksi kiper asal Portugal berusia 35 tahun itu pun dinilai sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan setimnya.
Pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Nantes. Hasil tersebut menjadi penting bagi tim yang tengah berjuang keluar dari zona degradasi.
Nantes kini berada di posisi ke-17 klasemen dengan 17 poin, atau urutan teratas di zona degradasi. Sementara Le Havre menempati peringkat ke-13 dengan 26 poin.
Aksi Lopes tersebut langsung viral di media sosial dan menuai banyak pujian dari publik yang menilai tindakannya sebagai bentuk toleransi dan kebersamaan antar pemain.

Regulasi Ligue 1 diketahui berbeda dengan Premier League di Inggris, yang mengizinkan wasit menghentikan pertandingan sejenak saat matahari terbenam agar pemain yang berpuasa dapat berbuka selama Ramadan. (Admin/Rilis)

Komentar