JEJAKABAR.COM, GORONTALO — Plat duiker yang berada di Dusun Ulobua, Desa Ulobua, Kecamatan Tibawa, kembali ambruk. Kerusakan tersebut menjadi kejadian kedua kalinya yang terjadi pada akses vital masyarakat setempat.
Menyikapi kondisi itu, warga langsung mengambil inisiatif melakukan perbaikan secara swadaya. Perbaikan sementara dilakukan secara gotong royong dengan memanfaatkan batang kelapa sebagai penyangga agar akses tersebut masih dapat dilalui.
Plat duiker tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan masyarakat di enam dusun. Jalur itu juga menjadi akses penting bagi warga menuju jalan Trans Sulawesi.
Kondisi tersebut dikhawatirkan mengganggu mobilitas masyarakat apabila tidak segera mendapatkan penanganan permanen. Selain aktivitas sehari-hari, akses tersebut juga berperan penting dalam menunjang kegiatan perekonomian warga.
Sekretaris Desa (Sekdes) Ulobua, Arwin, mengatakan plat duiker tersebut ambruk pada malam hari. Beruntung, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa.
“Besoknya masyarakat langsung bergotong royong memperbaiki,” ujar Arwin.

Menurutnya, masyarakat memilih melakukan perbaikan sementara karena akses tersebut sangat dibutuhkan untuk aktivitas warga di enam dusun.
Warga berharap pemerintah dan pihak terkait dapat segera memberikan penanganan secara permanen terhadap plat duiker tersebut. Perbaikan dinilai mendesak mengingat jalur tersebut menjadi akses utama masyarakat sekaligus penghubung menuju jalan Trans Sulawesi.
Warga juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi setelah perbaikan dilakukan, sehingga akses dapat digunakan secara aman dan menunjang aktivitas masyarakat dalam jangka panjang. (Admin)

Komentar