Jejakabar.com, KabGor — Menjelang pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS), Pemerintah Kabupaten Gorontalo mulai menggenjot kesiapan infrastruktur, salah satunya melalui rencana renovasi Menara Pakaya yang digadang-gadang menjadi ikon utama daerah.
Langkah ini ditandai dengan peninjauan langsung lokasi oleh Bupati Gorontalo bersama pihak Danantara, Kamis (16/4/2026). Dalam kegiatan tersebut, Danantara yang merupakan representasi dari Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) diwakili oleh Bank Rakyat Indonesia Cabang Limboto.
Bupati Gorontalo menjelaskan, peninjauan ini merupakan tahap awal guna memastikan kesiapan teknis sebelum pekerjaan fisik dimulai. Ia mengungkapkan bahwa pemerintah daerah telah memperoleh dukungan anggaran sebesar Rp7,8 miliar untuk proyek tersebut.
“Anggaran ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi Bapak Rachmat Gobel. Pengerjaan akan dilakukan dalam dua tahap, yakni sebelum dan sesudah PENAS. Tahap pertama akan segera kami laksanakan,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada renovasi menara, Pemkab Gorontalo juga menargetkan penataan kawasan di sekitarnya, khususnya taman publik. Area tersebut akan direvitalisasi menjadi ruang terbuka yang lebih representatif dan ramah bagi masyarakat.
Menurut Bupati, penataan taman tidak menggunakan dana CSR Danantara, melainkan mendapat dukungan langsung dari Rachmat Gobel. Kawasan tersebut akan didesain sebagai ruang rekreasi keluarga yang nyaman, sekaligus mempercantik wajah ibu kota kabupaten.
Sementara itu, Kepala Cabang BRI Limboto, Nur Jonson Arifin, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyebut, survei bersama ini merupakan langkah konkret untuk mendorong Menara Pakaya menjadi simbol kebanggaan masyarakat Limboto.
“Harapannya, renovasi ini dapat menambah daya tarik wisata dan mendukung program ‘Ayo ke Limboto’. Kami optimistis pekerjaan bisa rampung dan menara sudah dapat digunakan sebelum PENAS berlangsung,” jelasnya.
Peninjauan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Tim Kerja Bupati, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, serta pimpinan organisasi perangkat daerah terkait. Kehadiran berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menyiapkan infrastruktur yang representatif guna menyambut ajang nasional tersebut.
Dengan percepatan pembangunan ini, Menara Pakaya diharapkan tidak hanya menjadi ikon visual, tetapi juga pusat aktivitas publik yang mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Gorontalo.

Komentar