Jejakabar.com, Dekot Gorontalo – Tujuh fraksi di DPRD Kota Gorontalo resmi mengetuk palu persetujuan terkait pengajuan pinjaman dana ke Bank Tabungan Negara (BTN). Dana tersebut akan menjadi motor utama pembangunan kantor Walikota baru yang representatif bagi masyarakat Gorontalo.
Persetujuan bulat ini lahir dalam rapat fraksi yang berlangsung di Aula I Kantor DPRD Kota Gorontalo pada Senin (6/4/2026). Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa menegaskan, seluruh pimpinan fraksi mendukung penuh langkah pemerintah kota ini sebagai upaya nyata merealisasikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Irwan menjelaskan, pemindahan pusat pemerintahan bukan sekadar membangun gedung, melainkan strategi untuk menciptakan magnet ekonomi baru. DPRD mendorong proyek ini agar memunculkan spot-spot ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekaligus membuka potensi sumber pendapatan daerah yang lebih luas.
“Kami yakin pemindahan kantor ini akan menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru di Kota Gorontalo,” ujar Irwan penuh optimisme seusai rapat.
Menanggapi isu mengenai beban keuangan daerah, Irwan memastikan pihaknya telah melakukan bedah fiskal bersama pemerintah daerah dan tim BTN. Hasil kalkulasi menunjukkan bahwa skema pembiayaan ini tidak akan mencekik APBD.
Keyakinan ini didasarkan pada rapor hijau pendapatan daerah tahun 2025. Pemerintah Kota Gorontalo berhasil mencatatkan kinerja pendapatan mencapai 102 persen, dengan kenaikan sekitar Rp25 miliar dibandingkan tahun 2024. Pertumbuhan positif ini menjadi bukti bahwa pemerintah memiliki kapasitas finansial yang sehat untuk membiayai proyek strategis tersebut.
Sebagai tindak lanjut, DPRD segera menerbitkan surat persetujuan resmi hari ini. Dokumen tersebut merupakan syarat administratif krusial bagi Pemerintah Kota Gorontalo untuk memproses pencairan dana di BTN. DPRD juga berkomitmen untuk terus mengawal dan mengantisipasi kendala teknis yang mungkin muncul selama proses pembangunan berlangsung.

Komentar