KBO Satlantas Polres Bone Bolango Disorot, Aktivis Ungkap Dugaan Penilangan Tak Sah - jejakabar.com
Daerah Gerakan Sosial Hukum
Beranda / Hukum / KBO Satlantas Polres Bone Bolango Disorot, Aktivis Ungkap Dugaan Penilangan Tak Sah

KBO Satlantas Polres Bone Bolango Disorot, Aktivis Ungkap Dugaan Penilangan Tak Sah

img 20260429 wa0000
M. Fadli saat melakukan orasi. Sumber Foto: Fadli

Jejakabar.com, Bone Bolango – Kritik terhadap kinerja aparat kepolisian kembali mencuat di daerah. Seorang aktivis di Gorontalo, M. Fadli, melontarkan tudingan serius terkait dugaan pelanggaran prosedur dalam pelaksanaan penilangan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bone Bolango.

Sorotan tersebut diarahkan pada peran Kepala Bagian Operasional (KBO) Satlantas yang memimpin langsung operasi penilangan pada 28 April 2026.

Fadli mempertanyakan legalitas tindakan tersebut, khususnya terkait kepemilikan sertifikasi resmi yang diwajibkan dalam pelaksanaan tugas penindakan di lapangan.

“Ini bukan sekadar persoalan teknis. Jika benar KBO Satlantas memimpin penilangan tanpa sertifikasi, maka hal itu berpotensi menjadi pelanggaran serius terhadap perintah internal institusi. Setiap penindakan yang dilakukan bisa saja dianggap cacat hukum,” ujar Fadli dalam keterangannya.

Ia menegaskan bahwa kepatuhan terhadap prosedur merupakan prinsip utama dalam penegakan hukum. Menurutnya, aparat tidak boleh mengabaikan aturan internal yang justru menjadi dasar legitimasi tindakan di lapangan.

Aktivis Pohuwato Kecam Pernyataan Oknum Kolonel yang Sebut Penambang sebagai “Penjahat”

Lebih lanjut, Fadli mendesak Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Bone Bolango untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap jajaran yang terlibat dalam operasi tersebut.

Ia menilai langkah transparansi, termasuk membuka status sertifikasi personel, menjadi hal penting untuk menjaga kepercayaan publik.

“Tidak boleh ada pembiaran. Evaluasi harus dilakukan secara terbuka dan menyeluruh. Publik berhak mengetahui apakah petugas yang melakukan penindakan sudah memenuhi syarat atau belum,” tegasnya.

Fadli juga mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum saat ini berada dalam situasi yang sensitif. Ia menilai setiap pelanggaran prosedur, terlebih jika terjadi secara sistematis, dapat memperburuk citra institusi di mata publik.

“Penegakan hukum harus berjalan sesuai aturan, bukan sekadar menunjukkan kewenangan. Jika prosedur dilanggar, maka kepercayaan masyarakat akan semakin menurun,” pungkasnya.

Dewi Mondo Dipercaya Pimpin DPRD Boltara, PDIP Tekankan Soliditas Kader

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Satlantas Polres Bone Bolango terkait tudingan tersebut. Publik kini menantikan langkah konkret dari pihak kepolisian, apakah akan melakukan evaluasi terbuka atau memberikan klarifikasi atas isu yang berkembang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×