Jejakabar.com, BOLTARA – Pergantian Ketua DPRD Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Boltara) kian mengemuka. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Boltara telah menggelar rapat internal dan menghasilkan usulan nama-nama calon pimpinan DPRD untuk diajukan ke tingkat pusat.
Dalam rapat yang berlangsung pada Selasa (28/4/2026), DPC PDIP Boltara merekomendasikan tiga kader terbaiknya, yakni Abdul Zamad Lauma, Frangky Chendra, dan Dewi Astuti Mondo. Ketiga nama tersebut telah diserahkan ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Sulawesi Utara dan selanjutnya diteruskan ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua DPC PDIP Boltara, Amin Lasena, menjelaskan bahwa saat ini posisi Ketua DPRD masih dipegang oleh Frangky Chendra. Namun, ia tidak menutup kemungkinan akan terjadi perubahan, tergantung keputusan akhir dari DPP.
“Usulan sudah kami sampaikan sesuai mekanisme partai. Saat ini kami tinggal menunggu keputusan resmi dari DPP yang nantinya akan ditandatangani oleh Ketua Umum,” jelas Amin.
Ia menambahkan, seluruh proses pergantian maupun penataan alat kelengkapan dewan (AKD) sepenuhnya menjadi kewenangan DPP. Karena itu, setiap kader diminta untuk tetap menjaga sikap dan tidak berspekulasi berlebihan.
Menurutnya, menjaga stabilitas internal partai sangat penting di tengah proses penentuan ini. Amin juga mengingatkan agar seluruh kader tidak memicu konflik yang dapat mengganggu soliditas partai.
“Kami harap semua kader tetap tenang dan menahan diri. Apapun keputusan DPP nanti, itu adalah keputusan yang harus dihormati bersama,” tegasnya.
Sementara itu, publik Boltara kini menanti kepastian arah kepemimpinan DPRD ke depan. Pergantian kursi Ketua DPRD dinilai akan berpengaruh pada dinamika politik dan jalannya pemerintahan daerah.

Komentar