Cegah Potensi Konflik, BARA API Batalkan Aksi May Day di Pohuwato - jejakabar.com
Breaking News Daerah Gerakan Sosial Pohuwato
Beranda / Pohuwato / Cegah Potensi Konflik, BARA API Batalkan Aksi May Day di Pohuwato

Cegah Potensi Konflik, BARA API Batalkan Aksi May Day di Pohuwato

inshot 20260430 232909128
Foto Ilustrasi: AI/istimewa

Jejakabar.com, Pohuwato – Rencana aksi unjuk rasa dalam rangka peringatan May Day oleh Aliansi Barisan Rakyat Anti Penindasan (BARA API) di Kabupaten Pohuwato yang nantinya akan diadakan pada tanggal 1-7 mei resmi dibatalkan. Keputusan tersebut disampaikan melalui surat pemberitahuan kepada pihak Polres Pohuwato tertanggal 30 April 2026.


Pembatalan ini disebut sebagai langkah antisipatif guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat, setelah melalui serangkaian komunikasi dengan pemerintah daerah, unsur DPRD, serta pihak terkait lainnya. Selain itu, berbagai masukan dari tokoh masyarakat juga menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan tersebut.

Jenderal Lapangan (Jenlap) BARA API, Yosar Ruiba, menegaskan bahwa keputusan ini bukan berarti perjuangan berhenti, melainkan bentuk penyesuaian strategi agar tetap berada dalam koridor yang damai dan bermartabat.

“Kami tegaskan, jika setelah surat pembatalan ini masih ada kelompok tertentu yang mengatasnamakan BARA API atau pemrakarsa aksi untuk melakukan kegiatan massa, maka itu bukan bagian dari kami dan tidak benar,” ujar Yosar

Ia juga menekankan bahwa perjuangan yang mengatasnamakan rakyat tidak boleh dilakukan dengan cara-cara anarkis, chaos, kekerasan, maupun tindakan yang merusak fasilitas umum.

Aktivis Pohuwato Kecam Pernyataan Oknum Kolonel yang Sebut Penambang sebagai “Penjahat”

“Apapun yang kita perjuangkan harus tetap menjunjung nilai-nilai kemanusiaan. Tidak boleh ada tindakan anarkis. Oleh karena itu, dengan mempertimbangkan situasi yang ada, kami memilih untuk menunda bahkan membatalkan aksi ini,” tambahnya.

Lebih lanjut, Yosar menyampaikan bahwa BARA API akan tetap melanjutkan perjuangan melalui pendekatan yang lebih persuasif, yakni melalui jalur dialog atau yang mereka istilahkan sebagai “parlemen ruangan”.

“Kami akan tetap konsisten mengawal tuntutan, namun dengan pola komunikasi, koordinasi, dan diplomasi yang humanis serta persuasif,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, Yosar juga menyampaikan ucapan terima kasih sekaligus permohonan maaf kepada seluruh simpatisan dan pihak yang telah mendukung rencana aksi tersebut.

“Atas nama pribadi dan organisasi, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh sahabat dan kawan-kawan seperjuangan. Kami juga memohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan dalam proses ini,” tutupnya.

Dewi Mondo Dipercaya Pimpin DPRD Boltara, PDIP Tekankan Soliditas Kader

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×