Jejakabar.com, Pohuwato — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Pohuwato menggelar deklarasi Zero Halinar (Handphone, Pungli, dan Narkoba) sebagai bentuk komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dan berintegritas. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lapas Pohuwato, Kamis (16/4/2026) siang.
Deklarasi dipimpin langsung oleh Fahmi Rezatya Suratman selaku Kepala Lembaga Pemasyarakatan dan diikuti seluruh jajaran pegawai.
Dalam arahannya, Fahmi menegaskan pentingnya komitmen kolektif untuk memberantas penggunaan handphone ilegal serta peredaran narkoba di dalam lapas.
Ia mengungkapkan, masih terdapat sejumlah Unit Pelaksana Teknis (UPT) di wilayah yang tersandung kasus penggunaan handphone dan narkoba. Kondisi tersebut, menurutnya, menjadi peringatan serius agar seluruh jajaran meningkatkan pengawasan dan tidak lengah dalam menjalankan tugas.
“Kami mengingatkan khususnya kepada petugas pengamanan agar tidak menjual integritas dan tetap menjunjung tinggi profesionalisme,” tegasnya.
Dalam keterangannya, Kalapas Pohuwato menyampaikan bahwa deklarasi Zero Halinar merupakan langkah nyata dalam mendukung kebijakan pemerintah pusat.
“Deklarasi ini menjadi bentuk komitmen kami bahwa Lapas Pohuwato bersih dari handphone dan narkoba,” ujarnya.
Ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan serta Direktur Jenderal Pemasyarakatan yang menekankan pentingnya lapas dan rutan bebas dari peredaran narkoba dan penggunaan handphone ilegal.
Lebih lanjut, Fahmi memastikan seluruh jajaran siap menjalankan program tersebut secara konsisten.
“Ini adalah bukti kesiapan kami dalam mendukung program bersih narkoba dan handphone di lingkungan Lapas Pohuwato,” tambahnya.
Menurutnya, deklarasi ini tidak hanya bersifat seremonial, melainkan menjadi titik awal penguatan pengawasan internal serta peningkatan kesadaran seluruh pegawai terhadap pentingnya integritas.
Ke depan, pihaknya berharap komitmen tersebut dapat terus dijaga dan diimplementasikan secara berkelanjutan.
“Harapan kami, ini bukan sekadar deklarasi, tetapi benar-benar dijalankan secara konsisten sehingga Lapas Pohuwato bersih dari handphone dan narkoba,” pungkasnya.
Deklarasi Zero Halinar ini sekaligus menjadi simbol komitmen bersama seluruh pegawai dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, dan bebas dari berbagai bentuk pelanggaran.

Komentar