Jejakabar.com, Jakarta —Pemuda asal Provinsi Gorontalo, Saripudin terpilih sebagai Direktur Eksekutif Pemuda Parlemen Indonesia (PPI) periode 2026–2028. Penetapan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat peran pemuda daerah dalam proses kebijakan nasional.
Melalui kepemimpinan Saripudin, ia menegaskan arah PPI sebagai jembatan kebijakan antara aspirasi pemuda daerah dengan parlemen serta pemerintah, baik di tingkat daerah maupun pusat. PPI tidak hanya diposisikan sebagai forum diskusi, tetapi sebagai organisasi yang aktif merumuskan dan mendorong solusi kebijakan berbasis kebutuhan riil masyarakat.
Dalam keterangannya, Saripudin menekankan bahwa pemuda harus berperan sebagai pelaku utama dalam kebijakan publik, bukan sekadar pelengkap partisipasi. Ia menilai aspirasi daerah perlu dihimpun dan diperjuangkan secara terstruktur melalui organisasi yang kuat.
“Saya bertekad akan menjadikan PPI sebagai corong aspirasi pemuda dari berbagai daerah di Indonesia,”ujarnya
Selama masa kepemimpinannya, Saripudin mengusung pola kerja kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, termasuk parlemen, pemerintah, akademisi, komunitas, dan sektor swasta. Sinergi ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kebijakan yang berangkat dari kondisi nyata di daerah.
PPI juga akan difokuskan pada penguatan tata kelola organisasi yang profesional, transparan, dan berkelanjutan.
Konsolidasi lintas wilayah dan lintas bidang menjadi prioritas agar seluruh agenda organisasi berjalan selaras dalam kerangka nasional tanpa menghilangkan karakter kedaerahan.
Sejumlah program strategis telah disiapkan, di antaranya penguatan dialog kebijakan di daerah, advokasi pendidikan dan kesehatan, pengembangan kepemudaan dan pariwisata lokal, serta penguatan aksi sosial dan perlindungan kelompok rentan.
Program-program ini diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi kebijakan yang aplikatif dan berdampak.
Sebagai representasi pemuda dari kawasan timur Indonesia, Saripudin menegaskan pentingnya keterwakilan daerah dalam perumusan kebijakan nasional. Ia menilai pembangunan nasional yang kuat harus dibangun dari partisipasi daerah secara adil dan inklusif.
Terpilihnya Saripudin sebagai Direktur Eksekutif PPI periode 2026–2028 diharapkan dapat memperkuat peran pemuda dalam demokrasi partisipatif serta mendorong pembangunan nasional yang berkeadilan dan berkelanjutan. (Admin)

Komentar