JEJAKABAR.COM, BATAM — Prajurit Marinir Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dikerahkan untuk melaksanakan patroli wilayah di perbatasan Indonesia dan Singapura, tepatnya di Pulau Nipa, Kota Batam, Kepulauan Riau, Rabu (25/2/2026).
Patroli dilakukan untuk menjaga batas wilayah kedaulatan negara, mengingat Pulau Nipa berada di jalur pelayaran internasional yang padat dan berbatasan langsung dengan Singapura.
Kepala Dinas Penerangan Marinir TNI AL, Kolonel (Mar) Rana Karyana, mengatakan kegiatan patroli dilakukan sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan keamanan di wilayah strategis tersebut.
“Patroli ini dilakukan karena Pulau Nipa terletak di jalur pelayaran internasional tersibuk di dunia dan berbatasan langsung dengan negara Singapura,” kata Rana saat dikonfirmasi.
Rana menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel pagi dan olahraga guna memastikan kondisi fisik prajurit tetap prima sebelum menjalankan tugas pengamanan.
Setelah itu, personel mulai berpatroli di perairan Pulau Nipa dan sekitarnya. Mereka memantau situasi keamanan, sekaligus melakukan deteksi terhadap pergerakan kapal perang asing yang melintas di sekitar wilayah tersebut.
Tak hanya di laut, prajurit juga menyusuri titik-titik strategis di daratan dan pesisir pantai guna memastikan kondisi wilayah tetap aman dan terkendali.
Rana menegaskan para prajurit tetap menjalankan tugas secara maksimal meskipun berada dalam momentum bulan suci Ramadan.
Berdasarkan hasil patroli, tidak ditemukan adanya aktivitas mencurigakan yang berpotensi mengancam kedaulatan wilayah Indonesia.
Ia memastikan personel Marinir TNI AL akan terus dikerahkan untuk menjaga stabilitas keamanan di wilayah perbatasan Indonesia–Singapura, khususnya di Pulau Nipa yang memiliki posisi strategis secara geopolitik dan jalur perdagangan internasional. (Admin/Rilis)

Komentar