JEJAKABAR.COM, Gorontalo – Sebanyak 1.700 personel gabungan TNI dan Polri disiapkan untuk mengamankan rencana kunjungan Presiden RI Prabowo Subianto ke Provinsi Gorontalo. Kesiapan pengamanan tersebut dibahas dalam rapat koordinasi bersama Korem 133/Nani Wartabone dan Polda Gorontalo yang turut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Gorontalo, Sofian Ibrahim, di Hotel Eljie, Kota Gorontalo, Jumat (8/5/2026).
Sekdaprov Gorontalo Sofian Ibrahim mengatakan personel pengamanan berasal dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Polri, hingga dukungan pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Gorontalo juga menyiapkan personel Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk membantu kelancaran pengamanan selama kunjungan Presiden berlangsung.
“Tadi disampaikan pengamanan sekitar 1.700 personel. Terbanyak dari TNI sekitar 1.100 lebih, kemudian dari Polda sekitar 500 personel, termasuk dari Lanal dan Satradar,” ujar Sofian.
Ia menjelaskan, selain personel TNI dan Polri, Pemprov Gorontalo turut menurunkan sekitar 150 ASN yang akan bergabung dalam skema pengamanan terpadu.
“Kami pada prinsipnya siap menerima dan memfasilitasi kunjungan Pak Presiden di Gorontalo. Untuk agenda dan rundown masih menunggu informasi resmi dari Setmilpres,” tambahnya.
Sofian juga mengungkapkan bahwa pemerintah daerah bersama unsur terkait telah melakukan pengecekan serta sterilisasi di sejumlah titik yang direncanakan menjadi lokasi kunjungan Presiden.
Salah satu agenda yang direncanakan dalam kunjungan tersebut adalah peresmian Kampung Nelayan Merah Putih. Namun demikian, agenda itu masih menunggu kepastian resmi dari Sekretariat Militer Presiden (Setmilpres).
Pemerintah Provinsi Gorontalo memastikan seluruh persiapan terus dimatangkan guna mendukung kelancaran dan keamanan kunjungan Presiden RI di Gorontalo. (Admin/rilis)

Komentar