LIMBOTO, Jejakabar.com – Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan (KTNA) XVII Tahun 2026 tidak hanya menjadi ajang penguatan sektor pertanian dan perikanan, tetapi juga dimanfaatkan Pemerintah Kabupaten Gorontalo sebagai momentum untuk mempromosikan destinasi wisata daerah.
Salah satu destinasi yang dipersiapkan menyambut ribuan peserta PENAS adalah Pentadio Resort, yang telah melakukan berbagai pembenahan selama kurang lebih tiga bulan terakhir.
Sekretaris Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Gorontalo, Susanto Tanapu, mengatakan persiapan semakin dimaksimalkan dalam dua pekan terakhir menjelang pelaksanaan PENAS XVII.
“Persiapan menyambut PENAS sudah kami lakukan sekitar tiga bulan terakhir, dan dua minggu terakhir menjadi tahap paling intensif untuk memastikan seluruh fasilitas siap menyambut para tamu dari berbagai provinsi,” ujarnya saat di wawancarai jejakabar.com, Sabtu (19/6/2026).
Menurut Susanto, sejumlah wahana dan ikon baru disiapkan untuk memberikan pengalaman berbeda bagi para pengunjung, khususnya peserta PENAS yang ingin menikmati objek wisata di Kabupaten Gorontalo.
Di antaranya adalah ikon robot kucing (cat robot) berukuran sekitar delapan meter dengan tinggi tiga meter yang menjadi daya tarik bagi anak-anak. Selain itu tersedia wahana permainan air, sauna, kolam renang untuk dewasa dan anak-anak, serta berbagai spot swafoto yang telah dipercantik.
“Kami ingin para peserta PENAS tidak hanya mengikuti rangkaian kegiatan utama, tetapi juga menikmati destinasi wisata yang ada di Kabupaten Gorontalo,” katanya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada para tamu daerah, Pemerintah Kabupaten Gorontalo juga memberikan akses masuk gratis ke Pentadio Resort bagi seluruh peserta PENAS XVII.
“Peserta PENAS kami gratiskan masuk ke Pentadio Resort. Ini bentuk penghormatan dan pelayanan terbaik kami kepada tamu-tamu yang datang ke Gorontalo,” jelas Susanto.
Tak hanya Pentadio Resort, pemerintah daerah juga mendorong peserta PENAS mengunjungi berbagai destinasi wisata lainnya di Kabupaten Gorontalo. Untuk itu, Liaison Officer (LO) dari setiap kontingen diminta mengarahkan peserta mengunjungi objek-objek wisata unggulan.
Beberapa destinasi yang direkomendasikan di antaranya Taluhu Barakati, kawasan wisata Puncak Dulamayo, serta sejumlah objek wisata lainnya yang menjadi ikon Kabupaten Gorontalo.
Selain mempromosikan pariwisata, pelaksanaan PENAS XVII juga dimanfaatkan untuk menggerakkan sektor ekonomi kreatif dan pelaku UMKM.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo telah menyiapkan sejumlah lokasi khusus bagi pelaku ekonomi kreatif untuk memasarkan produk unggulan daerah, seperti di kawasan Pentadio Resort, Taman Budaya, hingga Menara Limboto.
“Kami bekerja sama dengan berbagai pihak untuk menyediakan ruang bagi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif agar mereka juga merasakan dampak ekonomi dari pelaksanaan PENAS XVII,” ungkapnya.
Susanto berharap seluruh masyarakat Gorontalo turut menyambut para peserta dengan sikap ramah dan pelayanan terbaik sehingga meninggalkan kesan positif selama berada di daerah tersebut.
“Kami berharap masyarakat bersama pemerintah dapat menunjukkan keramahan kepada seluruh tamu. Budaya Gorontalo yang menjunjung tinggi nilai adat bersendikan syarak, syarak bersendikan Kitabullah harus tercermin dalam cara kita melayani para tamu yang datang,” pungkasnya. (Admin)

Komentar