LIMBOTO, Jejakabar.com – Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menilai pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Tahun 2026 telah memberikan dampak nyata terhadap perputaran ekonomi masyarakat. Ribuan peserta dari berbagai daerah yang memadati Gorontalo dinilai menjadi penggerak berbagai sektor usaha, mulai dari perhotelan, kuliner, UMKM, hingga transportasi.
Hal tersebut disampaikan Gusnar saat meninjau kawasan pameran PENAS XVII di GORR David-Tonny, Kabupaten Gorontalo, Minggu (21/6/2026) malam.
Menurutnya, geliat ekonomi selama penyelenggaraan PENAS terlihat sangat signifikan karena banyaknya aktivitas yang berlangsung dalam agenda berskala nasional tersebut.
“Secara kasat mata terjadi geliat ekonomi yang sangat signifikan karena banyak kegiatan yang ditampilkan pada PENAS ini. Apalagi sifatnya nasional dan diliput berbagai media,” ujar Gusnar.
Ia menjelaskan, dampak ekonomi paling terasa di wilayah Limboto sebagai pusat pelaksanaan kegiatan. Namun, manfaatnya juga dirasakan hingga Kota Gorontalo dan sejumlah wilayah lainnya.
Tingginya tingkat kunjungan peserta membuat hotel dan penginapan dipenuhi tamu. Rumah makan, pusat kuliner, hingga gerai UMKM juga mengalami peningkatan jumlah pelanggan selama berlangsungnya PENAS XVII.
“Hotel-hotel dan penginapan sekarang penuh. Rumah makan juga, gerai-gerai UMKM juga. Bahkan terjadi kemacetan yang luar biasa,” katanya.
Gusnar mengaku dirinya bahkan harus memilih jalur alternatif melalui Gorontalo Outer Ring Road (GORR) saat menuju lokasi pameran karena padatnya arus kendaraan dari arah Telaga menuju kawasan kegiatan.
Lebih jauh, ia menegaskan bahwa manfaat ekonomi dari PENAS XVII tidak hanya dinikmati pelaku usaha besar, tetapi juga dirasakan masyarakat kecil yang menggantungkan penghasilan dari aktivitas harian.
“Kalau ekonomi masyarakat bergairah, pendapatan masyarakat juga meningkat. Dampaknya merata, mulai dari tukang bentor, pedagang kecil, hingga pelaku UMKM ikut merasakan manfaatnya,” ungkapnya.
Selain memberikan dampak ekonomi, Gusnar berharap PENAS XVII menjadi pintu masuk bagi semakin dikenalnya Gorontalo di tingkat nasional. Menurutnya, ribuan peserta yang datang dari berbagai provinsi dapat menjadi duta promosi daerah setelah kembali ke daerah masing-masing.
Ia optimistis penyelenggaraan PENAS XVII akan memperkuat citra Gorontalo sebagai daerah yang memiliki potensi besar di sektor pertanian, perikanan, pariwisata, dan ekonomi kreatif.
“Dengan PENAS ini menjadi spirit baru bagi masyarakat Gorontalo agar kita bergaul secara nasional sehingga masyarakat di berbagai penjuru Indonesia mengenal Gorontalo dan semakin sering datang ke sini,” pungkasnya.

Komentar