Ramdan D. Liputo: PENAS XVII 2026 Jadi Momentum Strategis Mengangkat Pertanian dan Ekonomi Gorontalo ke Tingkat Nasional - jejakabar.com
Daerah Ekonomi Politik
Beranda / Politik / Ramdan D. Liputo: PENAS XVII 2026 Jadi Momentum Strategis Mengangkat Pertanian dan Ekonomi Gorontalo ke Tingkat Nasional

Ramdan D. Liputo: PENAS XVII 2026 Jadi Momentum Strategis Mengangkat Pertanian dan Ekonomi Gorontalo ke Tingkat Nasional

whatsapp image 2026 06 21 at 09.53.14
Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ramdan Liputo. (F:istimewah)

LIMBOTO, Jejakabar.com – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Ramdan Liputo, menyambut positif pelaksanaan Pekan Nasional (PENAS) Petani dan Nelayan (KTNA) XVII Tahun 2026 di Gorontalo. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Gorontalo sebagai tuan rumah merupakan sebuah kehormatan sekaligus peluang besar untuk memperkuat sektor pertanian, perikanan, dan perekonomian daerah.

Ramdan mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta PENAS XVII yang berasal dari berbagai provinsi di Indonesia. Ia menilai ajang nasional tersebut menjadi wadah strategis yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, hingga pelaku usaha dalam membangun masa depan pertanian Indonesia.

“Saya mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta PENAS XVII 2026 di Bumi Serambi Madinah. Ini merupakan kehormatan besar bagi Gorontalo yang dipercaya menjadi tuan rumah agenda nasional yang mempertemukan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia,” ujar Aleg PKS Gorontalo itu kepada jejakabar.com, Sabtu (20/6/2026).

Politisi yang juga dikenal aktif mendorong pembangunan sektor pertanian itu memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan PENAS XVII, mulai dari pemerintah, panitia, aparat keamanan, hingga masyarakat.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan agenda nasional tersebut membuktikan bahwa Gorontalo memiliki kapasitas untuk menjadi tuan rumah berbagai kegiatan berskala nasional.

PKS Gorontalo Dukung Sukses PENAS XVII, Momentum Perkuat Pembangunan Pertanian dan Kesejahteraan Petani

“Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan PENAS XVII 2026. Kegiatan ini menunjukkan bahwa Gorontalo memiliki kemampuan, sumber daya, dan semangat gotong royong yang kuat dalam menyelenggarakan agenda berskala nasional,” katanya.

Lebih lanjut, Ramdan berharap PENAS XVII tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi mampu melahirkan kolaborasi nyata yang memberikan manfaat jangka panjang bagi pembangunan sektor pertanian dan perikanan.

Menurutnya, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mempercepat adopsi teknologi pertanian, memperluas akses pasar bagi petani dan nelayan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“PENAS harus menjadi titik awal lahirnya kolaborasi nyata dan berkelanjutan. Kita berharap kegiatan ini mampu mempercepat adopsi teknologi pertanian, memperluas akses pasar, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan petani dan nelayan di Gorontalo,” ungkapnya.

Ramdan juga berharap dampak PENAS XVII dapat dirasakan masyarakat bahkan setelah kegiatan berakhir. Ia mendorong pemerintah agar terus menghadirkan kebijakan yang berpihak pada sektor pangan dan ekonomi masyarakat.

Sejalan Arahan Gubernur Gusnar, PENAS XVII Jadi Momentum Dongkrak Pariwisata dan UMKM Gorontalo

“Harapan kita, setelah PENAS berakhir, yang tertinggal bukan hanya kemeriahan acara, tetapi juga warisan berupa jejaring kerja sama, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, inovasi pertanian, serta kebijakan yang semakin memperkuat ketahanan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan,” jelasnya.

Di akhir pernyataannya, Ramdan mengajak seluruh masyarakat Gorontalo untuk menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan PENAS XVII sebagai momentum membangun citra positif daerah di tingkat nasional.

“Mari kita jadikan momentum ini sebagai kebanggaan bersama. Gorontalo tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga menjadi pusat pembelajaran, inovasi, dan kolaborasi untuk masa depan pertanian Indonesia yang lebih kuat dan berkelanjutan,” tutupnya. (Admin)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

×
×